Tulisan

  • Kepala Sekolah SDN Pesantren 2014-Sekarang
  • Drumband
  • Paduan Suara
  • Pianika

Sabtu, 08 Juni 2013

Pondok Pesantren Darul Qur’an tidak memungut biaya masuk (gratis) dan bahkan santri mendapat fasilitas makan dan kebutuhan lainnya yang semuanya tanpa dipungut biaya sedikitpun (gratis)

SELAYANG PANDANG PPDQ

Pondok Pesantren Darul Qur’an adalah sebuah lembaga pendidikan Islam pencetak generasi Tahfidzul Qur’an yang terletak di Desa Surotrunan, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen, Propinsi Jawa Tengah pada tahun 2002, didirikan sebagai langkah kongkret serta wujud keimanan kepada ayat Allah : “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan” (QS Al Maidah 5 : 35)
Pondok Pesantren Darul Qur’an yang dipimpin oleh Ustadz Ahmad Fauzan Al Hafidz, dimana beliau adalah Alumni pondok pesantren An-Nur, Ngrukem, Yogyakarta memfokuskan tujuan kegiatan pada bidang Hafalan Al Qur’an, Madrasah Diniyah, dakwah, dan Majlis Ta’lim. Di bidang dakwah, majelis ta’lim Darul Qur’an menyelenggarakan pengajian rutin setiap Jum’at malam ba’da Maghrib dan beberapa waktu baik lainnya yang mana semua kegiatan itu dilaksanakan di Pondok Pesantren Darul Qur’an Surotrunan. Bukan hanya itu, dalam mengikuti perkembangan teknologi, Darul Qur’an juga ikut andil dalam dakwah digital dalam bentuk Blog yang dapat diakses pada alamat ppdqalian.blogspot.com.
Di bidang pendidikan, Pondok Pesantren Darul Qur’an menerapkan tujuan pembelajaran bagi anak kurang mampu, anak yatim dan muallaf untuk belajar ilmu agama serta mendalami sunnah-sunnah Rasulullah SAW untuk bekal hidup layak di dunia, berakhlak dan beramal sholeh untuk tujuan di akhirat. Pembinaan ini dilakukan melalui beberapa kategori diantaranya pengamalan akhlak, adab dan perilaku Rasulullah SAW, tahfiz qur’an, Alhadist, manaqib salafussholihin, Pembacaan maulid, Al Barzanji dan Seni Musik Islami Hadroh yang diberi nama Group Hadroh Tolabussyafa’ah. Seluruh Kegiatan pembinaan ini, dirangkum dalam wadah dakwah Islam dengan menciptakan Lembaga Pendidikan Islam berakidah ahlussunnah wal jama’ah.
Dalam upaya menciptakan kader islami, Pondok Pesantren Darul Qur'an memberikan materi kepada santri yang meliputi takhasus Al Qur'an, Tahfidz Al Qur'an, Kajian Tafsir Al Qur'an, Kajian Hadist, Kajian Fikih dan Bahasa Arab. Sedangkan pembelajaran Pondok Pesantren ini adalah menggunakan sistematika Al Qur’an dan hadits. Menjadikan Al Qur’an dan sunnah rasul hidup berjalan seiring dengan aktivitas kehidupan sehari-hari, Al Qur’an adalah petunjuk tuntunan hidup yang di dalamnya mengandung hukum-hukum yang mengikat dan wajib untuk ditegakkan. Cara penerapan dan penyebar-luasannya mengikuti teladan dari Nabiyullah Muhammad SAW. Santri dididik untuk memahami dan menerapkan Al Qur’an dan hadist dalam hidup kesehariannya, serta menyebarluaskannya.
Metode pembelajaran yang diterapkan pada Pesantren Darul Qur’an lebih ditekankan pada Adab serta sikap yang tercermin pada sosok Rasulullah dimana alqur’an dan Assunnah menjadi landasan dalam berfikir, berdzikir, serta tidak terlepas dalam aktifitas dan kreatifitas islami. Dalam kedudukannya sebagai lembaga pendidikan Islam, Pondok Pesantren Darul Qur’an telah berhasil mencetak Hafidz yang diharapkan dapat menjadi generasi penerus .
Keberadaan Pondok Pesantren Darul Qur’an telah dirasakan kemanfaatannya di tengah masyarakat, khususnya masyarakat sekitar. Upaya membantu tercapainya tujuan pendidikan kader islam ditengah masyarakat yang kurang mampu, maka dalam hal pendaftaran santri, Pondok Pesantren Darul Qur’an tidak memungut biaya masuk (gratis) dan bahkan santri mendapat fasilitas makan dan kebutuhan lainnya yang semuanya tanpa dipungut biaya sedikitpun (gratis). Syarat masuk ke Pondok Pesantren ini adalah mempunyai Surat Izin dari Orangtua / Wali santri, bersedia bersungguh-sungguh dalam belajar/mengaji dan berkeinginan kuat untuk menjadi hamba Allah yang sholeh. Jika syarat itu telah terpenuhi maka calon santri akan diterima menjadi santri Pondok Pesantren Darul Qur’an, tidak ada proses seleksi, karena tujuannya adalah memberikan kesempatan yang luas bagi anak yang ingin belajar agama dan memperoleh predikat taqwa dan bermanfaat dunia akhirat.
Saat ini santri Pondok Pesantren Darul Qur’an yang mukim (mondok) sebanyak 30 anak, terdiri dari 24 anak laki-laki dan 6 anak perempuan. Jumlah santri madrasah diniyah terdiri dari 39 anak laki-laki dan 41 anak perempuan sehingga berjumlah 80 anak. Jadi total santri seluruhnya sekitar 110 anak.
Sumber pembiayaan Kegiatan Majelis Ta’lim Darul Qur’an sampai saat ini hanya berasal dari sumbangan sukarela Jama’ah Majelis Ta’lim, masyarakat sekitar dan dari donator/dermawan lainnya. Sampai saat ini majelis ta’lim maupun pondok pesantren belum memiliki bentuk usaha yang produktif ataupun bantuan dari instansi pemerintah untuk pembiayaan mandiri dalam segala kegiatan Untuk memenuhi perannya secara optimal dalam mewujudkan fungsinya sebagai Lembaga Pendidikan dan Dakwah Islam.

Tidak ada komentar: